MEDIA PEMBELAJARAN (TUGAS 3)

Nama  : Merry Rahmawati
Nim     : 11901206
Kelas   : PAI 4C
Makul : Magang 1

Media Pembelajaran

Pengertian Media Pembelajaran
Media pembelajaran adalah perantara atau segala sesuatu yang bisa digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran. Bertujuan untuk menyalurkan pesan dan merangsang fikiran, perasaan dan minat serta perhatian siswa. Kemudian dapat di manfaatkan untuk mengantarkan pesan Pembelajaran
itu adalah hakikatnya adalah media. 
Agar pesan-pesan dalam materi yang disajikan dapat diterima dengan mudah, baik, maka pengajar harus beupaya menampilkan stimulus yang dapat diproses
dengan berbagai indera pembelajaran.

Adapun jenis media, ada media yang di desain khusus untuk pembelajaran yaitu media-media yang di desain khusus untuk pembelajaran misalnya, kita menggunakan powerpoint atau menggunakan bahan-bahan seperti alat-alat peraga dan sebagainya, media yang sudah di desain dengan khusus untuk pembelajaran, tetapi ada juga media tidak di desain dengan khusus untuk pembelajaran tetapi bisa digunakan untuk pembelajaran, misalnya : menggunakan kebun binatang untuk mengenalkan kepada siswa nama-nama binatang, atau tempat-tempat tertentu seperti tempat-tempat bersejarah dan sebagainya, jika kita bisa memanfaatkan serta di desain untuk pembelajaran maka ia menjadi media
pembelajaran. Semua itu tergantung dari pada kemampuan guru dalam memilih media yang paling tepat untuk tempat bahan pembelajaran.


Pengembangan Media dan Sumber Belajar
Pandangan dan pemahaman siswa mengenai sesuatu akan lebih terarah pada persepsi yag
sama, banyak media yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikan.
Sumber belajar adalah segala sesuatu yang merupakan tempat infrmasi untuk kita mendapatkan ilmu. Sedangkan, media pembelajaran adalah perantara yang digunakan untuk menyampaikan siswa.


Revolusi Perkembangan Media Pembelajaran
1. Pembelajaran Guru (Ceramah)
2. Pemanfaatan kulit yang kemudian ditemukan kertas (Media Tulis)
3. Papan Tulis (menulis atau gambar)
4. Penggunaan OHP yang kemudian dibuatlah infokus
5. Penggunaan Media Internet


Fungsi Media Pembelajaran
1. Memperjelas materi yang abstrak menjadi konkret.
2. Menumbuhkan motivasi belajar.

Arsyad menyatakan  media pembelajaran terbagi menjadi 4 kategori berdasarkan teknologi, yakni: media teknologi cetak, media teknologi audiovisual, teknologi berbasis komputer dan kolaborasi antara teknologi percetakan dan komputer. Masing-masing kelompok media tersebut memiliki ciri khas masing-masing dan berbeda satu sama lain.

1. Media Grafis
Pada dasarnya semua jenis media dalam kelompok ini menyampaikan pesan melalui simbol visual dan melibatkan rangsangan visual pada karakteristiknya, serta dapat memperjelas tingkat usia problematik pada setiap bidang permasalahan dan tentunya lebih terjangkau.

2. Media Audio (suara)
Pada kelompok ini sifat jenis media berupa pesan yang disampaikan atau diaplikasikan ke dalam simbol pendengaran (verbal dan / atau nonverbal) yang biasanya melibatkan rangsangan pada indra pendengaran. Media audio memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 
Dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dan jangkauannya yang luas dapat dengan mudah dan praktis merekam dan memutar pesan atau program, dapat mengembangkan imajinasi dan merangsang partisipasi aktif mendengarkan bagi peserta didik, dan dapat mengatasi kekurangan guru. Metode komunikasi alami hanyalah salah satu cara. Metode, sangat cocok untuk mengajar kelas musik dan Roman pelajaran bahasa dan pesan atau setiap program yang berkaitan dengan jadwal siaran .

3. Media proyeksi Diam
Media dalam termasuk kelompok ini, membutuhkan alat bantu seperti proyektor  atau infocuss dalam tiap-tiap penyajiannya. Terkadang media semacam ini hanya dapat disajikan dalam tampilan visual, atau yang beriringan dengan rekaman.  Tidak jarang dalam penggunaannya membutuhkan ruang gelap, lebih mahal  dari kelompok media grafis, sesuai atau cocok untuk mengajarkan keterampilan tertentu, sesuai untuk belajar secara kelompok atau individual, praktis dipergunakan untuk semua ukuran ruangan kelas, bisa menampilkan teori-teori dan praktek dengan baik, menggunakan teknik-teknik warna, animasi, gerak lambat untuk menampilkan objek atau kejadian tertentu terutama pada jenis media film dan media film Lebih real bisa berulang, dihentikan dan lainnya dapat menyesesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.

4. Media Permainan dan Simulasi 
Beberapa nama lain dalam kelompok media pembelajaran ini, seperti simulasi dan permainan peran atau simulasi. Kalaupun berbeda, semuanya masih bisa dikelompokkan dalam satu pengertian, yaitu permainan. Ciri khas dari jenis media permainan atau simulasi adalah dapat memungkinkan siswa berperan aktif dalam proses siswa. Peran guru tidak begitu dominan, tetapi yang paling menonjol adalah kegiatan interaksi antara peserta didik, dapat memberikan feedback secara langsung dan dapat memungkinkan siswa dalam konsep atau peran yang akan diubah Aplikasi sebab bisa digunakan untuk tujuan pembelajaran dengan mengubah alat dan masalah, ia memiliki sifat yang sangat beragam. walaupun mampu meningkatkan kemampuan komunikatif belajar, mampu mengatasi keterbatasan pelajaran yang sulit belajar dengan metode tradisional dan dalam penyajiannya tidak susah dibuat serta dapat diperbanyak perspektif pendidikan Islam, alat pendidikan yang bersifat benda media tertulis, seperti Alquran dan hadis alat pendidikan yang bersifat benda-benda seperti hewan manusia dan tumbuh-tumbuhan, lingkungan dan sebagainya

Manfaat media pembelajaran

Menurut pendapat ahli Sudjana dan Rivai (2010: 6-7), manfaat dari media pembelajaran dalam kegiatan atau proses pembelajaran adalah:
1) dapat memberikan motivasi belajar kepada siswa; 
2) dapat Membantu siswa untuk mudah memahami materi dalam mencapai tujuan pembelajaran 
3) dapat Menciptakan beragami Metode, bukan hanya sekedar mendengarkan penjelasan dari pendidik atau guru 
4) dapat Membantu siswa dalam mengembangkan kegiatan praktikum berupa observasi, pelaksanaan, peragaan, dan latihan.

Adapun manfaat media untuk peserta didik yaitu 
1) Meningkatkan semangat belajar peserta didik sehingga pelajaran menajdi menyenangkan, 
2) Memudahkan peserta didik untuk berpikir maupun menganalisa, 
3) Meningkatkan dan memberikan inovasi peserta didik untuk belajar, serta 
4) Media pembelajaran dapat membuat peserta didik merasakan pembelajaran yang tidak monoton.


Kriteria Media Pembelajaran

Falahudin (2014: 112-115) mengatakan kriteria media pembelajaran sebagai berikut : 

1. Tujuan penggunaan 
Tujuan penggunaan media mengedepankan perkembangan kognitif, afektif dan psikomotor peserta didik. Adapun Tujuan penggunaan media lainnya terfokus kepada kompetensi dasar, dan indikator yang ingin dicapai. 

2. Sasaran Pengguna Media 
Sasaran penggunaan media adalah peserta didik, sangat penting untuk mengetahui karakteristik peserta baik dari latar belakang social, bakat dan minatnya. Karena pada hakikatnya Media harusnya sesuai dengan kondisi peserta didik.

3. Karakteristik Media 
Karakteristik media bisa dilihat pada kelemahan serta kelebihannya. Sebelum memutuskan untuk memilih media pembelajaran, ada baiknya membandingkan terlebih dahulu karakteristik media yang sesuai.

4. Waktu 
Waktu dalam pembuatan media pembelajaran dan alokasi waktu tersedia pada saat kegiatan pembelajaran. Sangat Percuma  jika hanya memilih media yang sesuai dengan karakteristik, tetapi tidak ada waktu untuk mengimplementasikannya. 

5. Biaya 
Faktor biaya saat penting, karena media pembelajaran yang bagus belum tentu baik digunakan dalam proses pembelajaran jika dibandingkan dengan media yang murah serta sederhana. 

6. Ketersediaan 
Adanya Ketersediaan media pada kelas tersebut apakah sudah ada atau belum media yang dikembangkan, sehingga Pendidik bisa mengambil keputusan media tersebut perlu dikembangkan atau tidak.


Komentar